KODE WY-10

KODE WY-10
KODE WY-10

KODE WY-09

KODE WY-09
KODE WY-09

KODE WY-08

KODE WY-08
KODE WY-08

KODE WY-07

KODE WY-07
KODE WY-07

KODE WY-06

KODE WY-06
KODE WY-06

KODE WY-05

KODE WY-05
KODE WY-05

KODE WY-01

KODE WY-01
KODE WY-01

KODE WY-02

KODE WY-02
KODE WY-02

KODE WY-03

KODE WY-03
KODE WY-03

KODE WY-04

KODE WY-04
KODE WY-04

Minggu, 03 Januari 2010

Tentang Wayang Golek

Wayang golek atau disebut “golek” saja, merupakan salah satu jenis tradisi yang hingga sekarang masih tetap bertahan hidup di daerah Sunda. Berbeda dari wayang kulit yang dwimatra, golek adalah salah satu jenis wayang trimatra.

Golek memiliki sifat pejal. Ia merupakan boneka tiruan rupa manusia (ikonografi), yang dibuat dari bahan kayu bulat torak untuk mempertunjukkan sebuah lakon.

Ada 2 macam wayang golek di daerah Sunda, yaitu wayang golek papak (cepak atau wayang golek menak dan wayang golek purwa. Wayang golek yang banyak dikenal orang adalah wayang golek purwa. Sama seperti wayang kulit, pementasan wayang golek purwa menampilkan cerita Ramayana dan Mahabharata.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar